Senin, 03 Desember 2007

Cintaku Hilang Diujung Aspal

      Alarm berbunyi ketika jam menunjukkan angka lima dibarengi suara ayam berkokok, ketika sebuah motor berhenti didepan halaman rumah AIi, Ali langsung terkejut.....oh ya hari ini aku harus berangkat ke jakarta dalam hatinya bergumam, selang beberapa menit Ali pun sudah siap dengan motornya dan tak lupa Ali pun berpamitan dengan ibu serta kakak - kakaknya.

     Pagi itu Ali  berangkat ke Karawang bersama ketiga temannya dengan dua kendaraan sepeda motor Mereka pun berangkat, tapi karena padatnya arus kendaraan diperjalanan mereka terpisah satu sama lain, dan dalam perjalanan tersebut suatu yang tidak pernah diinginkan itupun terjadi saat sebuah mobil menyalip sebuah becak di depannya tanpa memberi lampu send, dan Ali yang waktu itu tepat di belakang mobil itu dengan kecepatan 90 KM/jam tidak tahu ada becak didepan mobil tersebut, tak ayal lagi Ali pun menyerempet becak tersebut dan langsung terjatuh ke aspal dengan benturan yang sangat kuat sehingga membuat kaca helmnya pecah tak pelak lagi wajah Ali pun penuh dengan luka sobek, tapi untung teman Ali dan tukang becak itu tidak apa - apa dan dengan becak itu Ali dibawa ke klinik terdekat, sementara motor dibawa oleh temannya.

    Sampai diklinik Ali langsung diberi pertolongan oleh petugas klinik, dan luka diwajahnya  terpaksa harus di jahit
, tapi sayangnya petugas klinik tersebut tidak memberikan salep untuk bekas luka jahitan dan karena ketidaktahuannya luka itupun membekas diwajah Ali sejak saat itu pula wajahnya  berubah yang tadinya imut - imut menjadi sangar.
 
    Walaupun tempat kecelakaan masih di daerahnya Ali, namun Ali tetap melanjutkan perjalanannya menuju Karawang, Ali tidak mau Ibunya mendengar tentang kecelakaan itu karena dia tidak ingin ibunya bersedih bersedih.
      Sesampai di Karawang Ali enggan keluar rumah karena masih merasa malu dengan keadaan wajahnya,, namun setelah beberapa hari Ali akhirnya mau bertemu lagi dengan teman-temannya.
      Suatu hari dia pergi kerumah kekasihnya dengan harapan kekasihnya tersebut bisa menerima keadaannya, dan pertama-tama kekasihnya menerima  tapi lama-lama sang pacar mulai berusaha meninggalkannya  mungkin karena Ali sudah tidak ganteng lagi seperti dulu, dan Ali menyadari akan hal itu, walaupun hatinya hancur Ali berusaha melupakannya.
        Sejak saat itu Ali merasa kurang percaya diri kepada semua orang apalagi kepada wanita, dan hingga sekarang ia masih  merasa minder untuk mendekati wanita.
"Sorry kalau kata-katanya nggak rapi, maklum baru belajar nulis he he, tapi nih kisah nyata loh""




Selengkapnya...